Prestasi
Amirah Azzahra, Siswi SMP IT Al Kahfi Mewakili Provinsi Jawa Barat dalam Ajang Olimpiade PAI Nasional Kemenag RI
Biodata Siswa
Nama : Amirah Azzahra
Kelas : IX.5
Tempat, tanggal lahir : Jakarta, 13 Februari 2011
NISN : 0114398207
Alamat : Jl. H. Sainin no.30 RT.01 RW.01 Kemanggisan Ilir III Palmerah Jakarta Barat 11480
SMP IT Al Kahfi kembali
menorehkan kebanggaan dengan berhasil mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang
Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat nasional tahun 2025. Prestasi
ini diraih oleh Amirah Azzahra, siswi kelas 9 yang dikenal memiliki kecerdasan
akademik dan akhlak yang unggul.
Keikutsertaan Amirah di tingkat
nasional merupakan hasil dari proses seleksi berjenjang mulai dari tingkat
sekolah, kabupaten, hingga provinsi. Setiap tahapan seleksi diwarnai persaingan
ketat dengan peserta terbaik dari berbagai sekolah. Namun, Amirah mampu
menunjukkan kemampuan luar biasa dalam pemahaman Al-Qur’an, hadis, fiqih,
sejarah Islam, serta akhlak mulia.
Direktorat Jenderal Pendidikan
Agama Islam Kementerian Agama RI menjadi penyelenggara resmi ajang prestisius
ini. Kegiatan tingkat nasional akan berlangsung pada tanggal 27–30 November
2025 di Jakarta. Kehadiran Amirah sebagai perwakilan Jawa Barat menjadi
kebanggaan besar bagi SMP IT Al Kahfi. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa
sekolah tersebut berhasil membina generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi
juga berkarakter islami.
Dalam proses persiapan menuju
nasional, Amirah mendapatkan bimbingan intensif dari guru-guru PAI di sekolah.
Para pembimbing memberikan pendalaman materi, pembiasaan praktik ibadah, serta
pelatihan soal kontekstual sesuai karakter kompetisi. Amirah menunjukkan
kedisiplinan dan ketekunan yang luar biasa dalam mengikuti setiap sesi
pembinaan. Dukungan orang tua turut menjadi kekuatan besar yang mendorong
semangatnya. Pihak sekolah juga memberikan motivasi agar Amirah tampil penuh
percaya diri di tingkat nasional.
Prestasi ini membuktikan bahwa
SMP IT Al Kahfi mampu bersaing di ajang keagamaan dengan sekolah-sekolah
terbaik dari seluruh Indonesia. Partisipasi di tingkat nasional menjadi peluang
berharga bagi Amirah untuk memperluas wawasan dan pengalaman. Kompetisi
Olimpiade PAI bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan cinta
terhadap nilai-nilai Islam. Keikutsertaan Amirah juga menginspirasi siswa lain
untuk terus menguatkan kemampuan keagamaan. Kepala sekolah menyampaikan
apresiasi mendalam atas capaian ini dan berharap Amirah dapat memberikan hasil
terbaik untuk Jawa Barat. Prestasi ini memperkuat posisi SMP IT Al Kahfi
sebagai sekolah yang konsisten menumbuhkan budaya unggul dalam akademik dan
spiritual. Dengan persiapan yang matang, Amirah diharapkan mampu tampil
maksimal di panggung nasional.
SMP IT Al Kahfi melihat
kesempatan ini sebagai momentum penting bagi perkembangan pendidikan karakter
islami. Semangat kompetisi yang sehat menjadi nilai utama yang ingin ditanamkan
kepada seluruh siswa. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan
di sekolah berjalan secara terarah dan berkelanjutan. Amirah kini menjadi salah
satu ikon inspiratif bagi adik-adik kelasnya. Partisipasinya di tingkat
nasional sekaligus mengharumkan nama sekolah dan provinsi.
Seluruh keluarga besar SMP IT Al
Kahfi mendoakan agar Amirah memperoleh hasil terbaik dalam pelaksanaan lomba.
Kesempatan ini akan menjadi pengalaman yang sangat berarti dalam perjalanan
pendidikan dan pengembangan diri Amirah di masa depan. Dengan dukungan semua
pihak, SMP IT Al Kahfi optimis dapat tampil sebagai salah satu yang terbaik di
Olimpiade PAI tingkat nasional 2025.
---------------------------------
Penelitian Cireundeu Bawa SMP IT Al Kahfi Meraih Medali Perak di Ajang OPSI 2025
Biodata
Siswa
Nama : Muhamad Alaric
Subhan Gautama
Kelas : VIII.1
Tempat,
tanggal lahir : Bandung, 20 Juli
2012
NISN : 0129738060
Alamat : Perum Bumi Asri
Cihanjuang Blok B No. 27 Kec. Parongpong Kab.
Bandung Barat, Jawa Barat.
Alaric tampil sebagai salah satu peserta terbaik dengan karya penelitian yang memiliki ketajaman analisis dan kreativitas tinggi. Penelitian Alaric membahas analisis etnoagronomi kampung adat Cireundeu: upaya pelestarian kearifan lokal melalui produk edukasi literasi pangan berkelanjutan. Penelitian ini menggali budaya Cireundeu yang begitu kaya dalam mengelola ketahanan pangan. Selanjutnya agar kearifan lokal ini bisa dipelajari, Alaric membuat media edukasi secara daring.
Proses seleksi menuju
final OPSI sangat ketat, dimulai dari tingkat sekolah, kabupaten, hingga
provinsi. Namun, Alaric berhasil melewati seluruh tahapan tersebut berkat kerja
keras dan dukungan penuh dari para pembimbing. Selama proses persiapan, Alaric
melakukan berbagai pengamatan, eksperimen, dan analisis yang mendalam.
Tantangan yang ia hadapi justru membuat kemampuannya semakin berkembang. Dalam
sesi presentasi final, Alaric mampu menyampaikan penelitiannya dengan jelas,
sistematis, dan meyakinkan. Dewan juri memberikan apresiasi besar atas kualitas
penelitian yang dihasilkannya.
Ketika pengumuman
medali perak disampaikan, suasana penuh haru dan bangga menyelimuti tim dari
SMP IT Al Kahfi. Prestasi ini disambut penuh syukur oleh pihak sekolah,
terutama oleh kepala sekolah yang memberikan ucapan selamat secara khusus
kepada Alaric dan para pembina. Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi
siswa lain untuk terus berkarya di bidang penelitian.
Kompetisi OPSI memang
menjadi panggung bagi para pelajar berbakat untuk menampilkan inovasi terbaik
dari seluruh Nusantara. Dengan pencapaian ini, SMP IT Al Kahfi menunjukkan
komitmennya dalam mengembangkan budaya riset dan pemikiran kritis sejak dini.
Lingkungan sekolah yang suportif, program pembinaan yang berkelanjutan, serta
semangat belajar siswa menjadi kombinasi penting yang mengantar pada kesuksesan
ini.
Prestasi ini tidak
hanya membanggakan sekolah, tetapi juga daerah asal Alaric yang turut merasa
terhormat atas raihan tersebut. Ke depannya, sekolah berencana menampilkan
karya penelitian Alaric dalam berbagai forum akademik untuk menginspirasi lebih
banyak siswa. Medali perak OPSI 2025 ini menjadi simbol bahwa siswa SMP IT Al
Kahfi mampu bersaing di tingkat nasional dengan sekolah-sekolah unggulan
lainnya. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang
untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.