“Tika” Sang Juara Taekwondo Cilik


(Bogor-IP) Di akhir tahun Tahun 2025 tepatnya di tanggal
18 - 21 Desember 2025  Komite Olahraga Nasional Indonesia menyelenggarakan Kejuaraan Indonesia Taekwondo Championship 2025 (KONI CUP 6) bertempat di GOR POPKI Cibubur Jakarta Timur.

Alhamdulillah, salah satu siswa SD Amaliah Ciawi Kabupaten Bogor, Tika Daryani Lestari memenangkan Medali Emas (Juara 1) Poomsae Prestasi Individual Pra Cadet Putri.

Tidak kaleng-kaleng atlet cilik kita yang satu satu ini, selain meraih medali emas, Tika juga hafal 3 juz Al Qur’an. Subhanallah, semoga menjadi hafizhoh 30 juz, Aamiin.

Untuk mengetahui lebih jauh siapa Tika Daryani Lestari dan bagaimana sepak terjangnya di dunia taekwondo, berikut wawancara Majalah Inspirasi Pendidikan dengan Tika Daryani Lestari.

(IP-Tanya): "Halo, Tika! selamat ya atas medali emasnya di turnamen Taekwondo kemarin. Senang sekali bisa mengobrol denganmu hari ini. Bagaimana perasaanmu setelah menang?"

(Tika-Jawab): "Terima kasih! Rasanya senang banget dan lega. Soalnya sebelum tanding aku sempat deg-degan, tapi pas sudah di atas matras, aku cuma fokus pengen kasih yang terbaik."

(Tanya): "Hebat! Ngomong-ngomong, sudah berapa lama sih kamu ikut latihan Taekwondo? Apa yang bikin kamu tertarik sama olahraga ini?"

(Tika-Jawab): "Aku ikut Taekwondo sejak umur 3 tahun. Awalnya karena ikut mama dan kakak melatih Taekwondo, lama-lama suka dan ingin berprestasi lebih seperti mereka.”

(Tanya): “Sudah Lama ya.... berapa banyak medali yang sudah tika dapat?”

(Tika-Jawab): “sudah lebih dari 10 medali.”

(Tanya): "wah banyak sekali,,,, Pasti persiapannya capek ya? Berapa kali kamu latihan dalam seminggu sebelum lomba kemarin?"

(Tika-Jawab): "Capek sih, tapi harus selalu kasih semangat, Tika latihan setiap hari.”

(Tanya): "Wah, keren! Terus, apa sih pelajaran yang paling berharga yang kamu dapat dari Taekwondo selain jadi juara?"

(Tika-Jawab): "Aku belajar kalau mau berhasil itu harus disiplin dan nggak boleh cepat menyerah dan percaya diri. Terus di Taekwondo diajarin juga untuk tetap hormat sama lawan, jadi nggak boleh sombong walau menang."

(Tanya):Bagaimana Tika menilai performa lawan?”

 (Tika-Jawab): “Lawan Tika di kejuaraan kemarin semua lebih senior dan jam terbang bertandingnya sudah banyak, juga sering meraih juara-juara di pertandingan bergengsi”.

(Tanya): Siapa yang paling berperan dalam kesuksesan Anda (pelatih, tim, keluarga)?”

 (Tika-Jawab): “Keluarga Tika Taekwondo semua, Mama dan Kakak Tika juga pelatih, selain Tika juga latihan di IPC (Indonesia Poomsae Taekwondo).”

(Tanya): “Pernah merasa ragu atau hampir menyerah? Bagaimana mengatasinya?”

 (Tika-Jawab): “Iya Pernah. Harus tambah semangat berlatih dan ikut kejuaraan.”

 (Tanya): “Apakah ini prestasi terbesar dalam karier Anda sejauh ini?”

 (Tika-Jawab): “Sejauh ini iya, bukan karena tingkat kejuaraannya, Tika seudah beberapa kali tanding, tapi di prestasi ini, tika bisa menang melawan senior tika yang sudah bagus”.

 (Tanya): Apa pesan buat teman-teman di sekolah yang mungkin juga ingin ikut lomba atau punya cita-cita tapi masih takut?"

(Tika-Jawab): "Jangan takut buat mencoba! Kalau kita rajin latihan dan percaya diri, pasti bisa kok. Yang penting jangan menyerah kalau gagal, coba lagi saja!"

(IP-Tanya): "Inspiratif sekali. Sekali lagi selamat ya Tika Semoga prestasinya makin hebat ke depannya."

(Tika-Jawab): terima Kasih, mohon doa dan suportnya selalu ya.”


Komentar